Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

Satgas Yonif 725 Evakuasi Ibu Hamil yang Alami Ketuban Pecah di Keerom Papua

Selasa, 04 Juni 2019 - 15:25:00 WIB
Satgas Yonif 725 Evakuasi Ibu Hamil yang Alami Ketuban Pecah di Keerom Papua
Satgas Pamtas Yonif 725/Wrg saat akan mengervakuasi warga Asro Timur, Kabupaten Keerom, Aki Munua (31), ke RS Kwaingga, Jumat malam (31/5/2019). (Foto: Dispenad)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Satgas Pamtas Yonif 725/Wrg ke RS Kwaingga, berhasil mengevakuasi warga Asro Timur, Kabupaten Keerom, Aki Munua (31), yang mengalami ketuban pecah ke Rumah Sakit (RS) Kwaingga. Namun, bayi Asro yang dalam kondisi sungsang itu akhirnya meninggal dalam kandungan.

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 725/WRG Letkol Inf Hendry Ginting S mengatakan, sebelumnya pada Jumat malam (31/5/2019), suami Aki Munua, Piter, meminta bantuan kepada anggota Pos Kout untuk mengevakuasi istrinya yang merasakan perutnya sakit.

“Kemudian dengan sigap anggota Pos Kout yang dipimpin oleh Dokter Satgas Yonif 725/Woroagi Letda Ckm Wira Brimaniko untuk segera membawa Ke Rumah Sakit Kwaingga yang terletak di Kampung Arso Swakarsa,” katanya dalam keterangan tertulis di Keerom, Papua, Minggu (2/6/2016).


Hendry mengatakan, sayangnya Tuhan berkehendak lain. Anak yang dikandung Aki Munua selama delapan bulan tersebut tidak berhasil diselamatkan dan meninggal di dalam kandungan sang ibu.

“Posisi janin yang letaknya sungsang menjadi faktor utama janin susah dilahirkan. Terlebih dengan ketuban pecah lebih awal. Karena banyaknya faktor tersebut menjadikan janin sulit untuk bertahan,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut