Satgas Damai Cartenz Pastikan Korban Tewas Serangan KKB di Yahukimo 1 Guru, Bukan 6 Orang
"Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka telah dievakuasi ke Jayapura dan dirujuk ke RSAD Marthen Indey Kota Jayapura," kata jenderal bintang satu tersebut.
1. Rosalia Rerek Sogen, perempuan, guru, Suku Flores (Timor), meninggal dunia (MD)
2. Doinisiar Taroci More Flores, perempuan, guru, Suku Flores, NTT.
3. Vantiana Kambu, perempuan, guru, Suku Papua, Sorong.
4. Paskalia Peni Tere Liman, perempuan, guru, Suku Flores.
5. Fidelis De Lena, laki-laki, guru, Suku Flores.
6. Kosmas Paga, laki-laki, guru, Suku Flores.
7. Penus Lepi, laki-laki, guru, Suku Kimial asli Yahukimo, Papua. Dipulangkan dari RSAD marthen indey karena dinyatakan sehat.
8. Irawati Nebobohan, perempuan, tenaga kesehatan, NTT.
Kemudian dua korban lainnya yaitu Lenike Saban guru dan Erens yang merupakan petani warga Yahukimo tidak ikut dievakuasi karena permintaan sendiri. Mereka menyatakan dalam kondisi aman.
Brigjen Faizal mengungkapkan, serangan menyasar guru dan nakes ini merupakan tindakan biadap dan keji. Sebab para korban bukan berlatar belakang militer.
“Ini tindakan biadab dan sangat keji. Para guru dan tenaga medis itu bukan militer, mereka pendidik yang mengabdikan diri untuk anak-anak Papua,” katanya.
“Tindakan kekerasan ini tidak akan menyurutkan komitmen negara dalam memberikan pelayanan pendidikan dan kesehatan kepada masyarakat Papua, justru menjadi bukti bahwa kekejaman yang dilakukan KKB semakin nyata,” ucapnya.
Editor: Donald Karouw