Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Koops TNI Habema Buru KKB OPM Bunuh 8 Pendulang Emas di Yahukimo
Advertisement . Scroll to see content

Satgas Damai Cartenz Pastikan Korban Tewas Serangan KKB di Yahukimo 1 Guru, Bukan 6 Orang

Senin, 24 Maret 2025 - 09:36:00 WIB
Satgas Damai Cartenz Pastikan Korban Tewas Serangan KKB di Yahukimo 1 Guru, Bukan 6 Orang
Aparat gabungan TNI-Polri saat mengevakuasi korban guru yang tewas akibat serangan KKB-OPM di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Satgas Damai Cartenz memastikan korban tewas serangan Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan berjumlah satu orang, bukan enam guru. Selain itu enam korban lainnya luka-luka serta seorang lagi dalam kondisi sehat.

Seluruh korban telah berhasil dalam operasi gabungan TNI di bawah Kogabwilhan dan Polri melalui Satgas Damai Cartenz serta Polda Papua, Minggu (23/3/2025). Para korban merupakan guru dan tenaga kesehatan (nakes) yang sebelumnya diberikan enam orang tewas.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2025 Brigjen Faizal Ramadhani mengatakan, serangan tersebut menyasar 10 guru dan nakes. Dari jumlah tersebut, satu korban meninggal dunia bernama Rosalina Rerek Sogen yang berprofesi sebagai guru.

"Empat korban mengalami luka ringan dan tiga lainnya luka berat. Kemudian dua korban lainya dalam kondisi aman dan merupakan warga asli Yahukimo. Para korban merupakan tenaga pendidik yang bertugas memberikan layanan pendidikan di wilayah pedalaman Papua," ujar Brigjen Faizal, Minggu (23/3/2025).

Menurutnya proses evakuasi korban berjalan dengan baik meski  ada kendala medan sulit karena hanya dapat diakses melalui transportasi udara ke Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut