"Akibatnya, kelompok tidak dikenal itu langsung melepaskan anak panah hingga mengenai dua orang di dalam mobil bak terbuka," katanya.
Kapolres menyayangkan tidak adanya koordinasi. Hal ini mengingat, sebelumnya sudah ada peringatan untuk sementara waktu tidak melakukan kegiatan dengan alasan keamanan.
"Saya sudah pernah mendatangi kamp PT Agung Mulia untuk menyampaikan imbauan tersebut. Termasuk ke kamp lainnya yang mengerjakan berbagai proyek pembangunan di Kabupaten Yahukimo agar menunda pekerjaan sampai situasi kondusif," ucapnya.
Polres Yahukimo sudah meminta keterangan empat orang dari sembilan yang turut dalam rombongan tersebut. Keterangan sementara para saksi, mereka tidak ada yang mengenali pelaku.
Sementara itu, Kepala BBPJN XVIII Jayapura Osman Marbun membenarkan adanya insiden yang menimpa staf Kementerian PUPR dan pekerja jalan saat survei di Dekai.
"Kedua korban malam ini masih dirawat di RSUD Dekai. Nanti dijadwalkan akan dievakuasi ke Jayapura pada Sabtu besok," kata Marbun.
Editor: Donald Karouw