“Belum ada laporan lengkap tentang hasil pemeriksaan tersebut,” katanya di Jayapura, Sabtu (25/5/2019).
Sementara mengenai tersangka pembakaran dan pemerkosaan, mantan Kapolda Papua Barat itu mengaku masih dalam pendalaman, termasuk menyelidiki penyebab kematian YN.
“Saya masih menunggu laporan dari pejabat utama yang masih berada di Wagete,” ucapnya.
Diketahui, kasus kerusuhan di Wagete terjadi Selasa (21/5/2019) malam. Sekitar 50-an orang mendatangi Mapolsek Tigi dan merusak serta membakarnya. Mereka juga merusak ruko di sekitar dan memerkosa secara bergilirian tiga perempuan.
Ketiganya korban kini trauma dan masih menjalani perawatan. Mereka yakni R (40) diperkosa tujuh orang, BB (20) diperkosa 10 orang dan bocah perempuan 10 diperkosa lima orang.
Editor: Donald Karouw