Polisi Tangkap Penimbun BBM Subsidi di Manokwari, Sita Biosolar 1,2 Ton
Polisi juga sudah memeriksa dua saksi yang ketika penangkapan berada dalam satu mobil bersama pelaku.
"Hasil pemeriksaan kami, tersangka mengaku baru pertama kali melakukan penimbunan. Kami masih dalami dan nanti periksa juga orang yang mau beli BBM itu," kata Nirwan.
Dia menjelaskan, sebelum membeli solar subsidi, tersangka terlebih dahulu melakukan pendaftaran melalui aplikasi MyPertamina. Namun, pembelian BBM bersubsidi dengan maksud mencari keuntungan pribadi telah melanggar aturan perundang-undangan.
"Setiap hari pelaku beli sesuai jatah yaitu 60 liter, tapi tujuan pembeliannya untuk ditimbun dan dijual kembali dengan harga lebih tinggi," ucapnya.
Atas perbuatannya, polisi menjerat KSH dengan Pasal 40 angka (9) Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020 tentang Perubahan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas.
"Pelaku terancam hukuman penjara selama 5 tahun," ucapnya.
Editor: Donald Karouw