Perpetua Safanpo, Perawat Perempuan Pertama di Asmat Diabadikan Jadi Nama RSUD
"Almarhumah Perpetua Safanpo merupakan perempuan pertama Asmat yang menjadi perawat," katanya.
Perpetua Safanpo juga merupakan ibu dari Pj Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo dan Wakil Bupati Asmat Thomas Safanpo.
Pemberian nama tersebut agar generasi muda mengikuti kegigihan almarhumah di tengah keterbatasan fasilitas di wilayah ini tapi mampu menjadi seorang perawat.
"RSUD Perpetua Safanpo secara bertahap akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung termasuk dokter spesialis," kata Kambu.
Direktur RSUD Perpetua Safanpo drg Yenny Yokung Yong menjelaskan, pembangunan RSUD Perpetua Safanpo menghabiskan dana sebesar Rp132,5 miliar. RSUD ini memiliki 100 tempat tidur.
"RSUD Perpetua Safanpo telah memiliki dokter spesialis bedah, anak, kandungan dan patalogi. Secara bertahap kami berupaya meningkatkan fasilitas rumah sakit serta tenaga dokter spesialis," ucapnya.
Selain meresmikan RSUD Perpetua Safanpo, Pj Gubernur Papua juga menyerahkan bantuan rumah dinas kepada tenaga medis yang bertugas di rumah sakit tersebut.
Editor: Donald Karouw