Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tembus Medan Curam dan Sungai Berbatu, Satgas Damai Cartenz Patroli Taktis di Sinak Papua
Advertisement . Scroll to see content

Pembangunan Kabupaten Puncak Tidak Maksimal Akibat Pandemi Covid-19 dan Keamanan yang Tak Kondusif

Rabu, 29 September 2021 - 13:39:00 WIB
Pembangunan Kabupaten Puncak Tidak Maksimal Akibat Pandemi Covid-19 dan Keamanan yang Tak Kondusif
Rapat Paripurna Pertama Upacara Pembukaan Sidang Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Puncak 2021. (Foto: Pemkab Puncak)
Advertisement . Scroll to see content

“Kita sama-sama hadirkan surga di Kabupaten Puncak, ada keamanan yang baik, kedamaian, dengan demikian pembanguhan bisa berjalan dengan baik,masyarakat sejahtera, maka apa yang disebut  sorga yang kita impikan itu bisa dinikmati di Kabupaten Puncak,” tuturnya.

Terkait sorotan DPRD mengenai informasi dana Rp17 miliar untuk penanganan Covid-19 yang dipotong dari dana kampong, Bupati menjelaskan bahwa dana itu tidak ditaruh dalam kas daerah APBD Puncak. Sebab, dana tersebut berada di tim Gugus Tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Puncak dan tidak bisa digunakan sembarangan karena pengawasannya yang sangat ketat.

“Dana itu ada di tim gugus tugas, bisa cek di sana, kami baru pakai sebagian saja, untuk penanganan Covid-19, banyar honor dokter, (tim) medis, karena mereka yang bersentuhan langsung dengan pasien Covid-19, persiapkan rumah sakit untuk ruang isolasi, beli vitamin, rujukan. Kami gunakan dana itu sesuai dengan aturan, tidak bisa sembarang. Kalau kami gunakan sembarang, sama saja kami gantung leher itu,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Lukius Newegalen juga mendorong agar proses pembangunan tetap dilaksanakan oleh pemerintah daerah, dirinya juga menyoroti agar para pimpinan SKPD juga lebih banyak berada di Ilaga, sehingga bisa menerjemahkan visi dan misi dari bupati dan wakil bupati.

“Kita mengerti kondisi soal keamanan dan Covid-19, hanya saja jangan itu menjadi alasan untuk kepala OPD daerah lebih banyak di luar daerah, rajinlah naik ke ‘Ilaga’, sehingga masyarakat bisa tahu, dampak dari kehadiran pemerintah daerah. Apalagi kita sudah mampu mengatasi Covid-19, sudah zona hijau kembali,” ujarnya.

Kader Partai Gerindra ini juga mendorong agar kerja sama antara pemerintah daerah dan DPRD perlu ditingkatkan, terutama terkait dengan program-program yang dilaksanakan di lapangan, sehingga tidak ada rasa kecurigaan antara DPRD dan pemerintah, Sebab menurutnya, DPRD adalah perwakilan rakyat yang memiliki fungsi pengawasan.

(CM) 

Editor: Rizqa Leony Putri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut