Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

Pegiat Exalos Meninggal Digigit Ular Putih Papua, Dokter Ahli : Tidak Ada Antiracunnya di Dunia

Senin, 14 Maret 2022 - 12:46:00 WIB
Pegiat Exalos Meninggal Digigit Ular Putih Papua, Dokter Ahli : Tidak Ada Antiracunnya di Dunia
Dokter ahli gigitan ular berbisa Dr dr Tri Maharani. (Foto: unair.ac.id).
Advertisement . Scroll to see content

SORONG, iNews.id  - Ular putih Papua atau Micropechis Ikaheka belum ada antiracunnya di dunia. Sehingga aktivitas mencari ular tersebut tidak boleh dilakukan oleh siapapun.

Pernyataan itu disampaikan oleh dokter ahli gigitan ular berbisa Dr dr Tri Maharani terkait peristiwa meninggalnya Anaas Muhtazul'ulum anggota Exalos Indonesia akibat digigit ular Micropechis Ikaheka di Misool Raja Ampat, Provinsi Papua Barat pada Sabtu (12/3/2022).

Dia mengungkapkan, 30 menit setelah digigit ular berbisa tersebut, Anaas sempat menghubunginya untuk meminta pertolongan. Dia kemudian mengarahkan korban Anaas mendatangi puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan secara medis.

Menurutnya, Anaas kemudian dibantu di antar oleh masyarakat Papua di Misool Raja Ampat menggunakan transportasi laut menuju Puskesmas Folley guna mendapat perawatan medis.

"Melalui jaringan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) saya menelepon dokter di Puskesmas Folley Misool Raja Ampat untuk memberikan langkah-langkah penanganan terhadap korban, namun tidak tertolong karena tidak ada peralatan yang khusus guna penanganan gigitan ular berbisa," ujar Tri.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut