Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Operasi TNI di Papua, 8 Anggota OPM Ditembak di Puncak Jaya dan Intan Jaya
Advertisement . Scroll to see content

2 Warga Australia Pasok Senjata ke OPM Papua, DPR Desak Polri Gerak Cepat

Senin, 15 September 2025 - 18:43:00 WIB
2 Warga Australia Pasok Senjata ke OPM Papua, DPR Desak Polri Gerak Cepat
Aparat gabungan TNI dan Polri menemukan persenjataan dan barang lainnya milik Organisasi Papua Merdeka (OPM) selama berada di Distrik Bibida, Paniai, Papua Tengah. (Foto: Kodam Cenderawasih).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Anggota Komisi I DPR, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, menyoroti dugaan penyelundupan senjata kepada Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang melibatkan warga Australia. 

Dia mendesak pemerintah segera mengambil langkah diplomatik sekaligus memperkuat koordinasi antarlembaga.

Hal itu disampaikan Hasanuddin usai otoritas Australia menangkap dua pria asal negaranya yang diduga memasok senjata api dan peralatan militer untuk Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-OPM (TPNPB-OPM).

“KBRI di Canberra harus segera menggali informasi detail terkait proses hukum kedua warga Australia itu, sekaligus membuka jalur pertukaran informasi antara Indonesia dan Australia mengenai jaringan serta modus penyelundupan,” ujar Hasanuddin, Senin (15/9/2025). 

Ia menambahkan, Polri harus memaksimalkan kerja sama yang sudah terjalin erat dengan kepolisian Australia. “Perjanjian kerja sama di bidang kepolisian harus benar-benar dioptimalkan, terutama dalam pertukaran data soal jaringan dan cara kerja penyelundup senjata,” katanya.

Tak hanya itu, Hasanuddin meminta pengawasan di pintu masuk perbatasan darat, laut, hingga udara diperketat.

“Imigrasi, Bea Cukai, dan patroli TNI di garis depan wajib meningkatkan kewaspadaan. Patroli udara juga perlu ditingkatkan,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut