Bagi Waropen, Patra merupakan pahlawan kemanusiaan. Dia rela mendedikasikan hidupnya untuk kebaikan masyarakat di Pedalaman Naikere tanpa banyak mengeluh dan menuntut. Sebuah tindakan mulia yang selalu dihindari banyak petugas medis lainnya.
"Patra merupakan pahlawan bagi masyarakat di Pedalaman Mairasi (nama suku di pedalaman Naikere). Sementara kami anak-anak negeri ini banyak yang jadi Judas (penghianat)," kata Tomas.
Diketahui, pria bernama Patra Kevin Marinna Jauhari itu pertama kali menjalani tugas kemanusiannya pada Februari 2019. Berbekal panggilan hati untuk menyelamatkan mereka yang terpinggir dan terlupakan, dia menjadi satu dari sekian banyak ASN yang menerima tugas dari Dinas Kesehatan Teluk Wondama melayani warga pedalaman.
Selama empat bulan lebih. dia bergumul dengan masyarakat di Kampung Oya Distrik Naikere. Dia bahkan memilih setia dalam tugas saat rekan kerja lainnya pulang dan tak kembali. Dalam kesendirian. Mantri Patra melayani warga hingga ajal menjemput.
Hal ini terjadi setelah helikopter yang seharusnya datang menjemput pada Mei tak kunjung datang. Di mana seharusnya, Mantri Patra bersama rekan-rekannya hanya bertugas selama tiga bulan dan digantikan dengan petugas lain.