Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!
Advertisement . Scroll to see content

Kodim 1710/Mimika Bagikan Sembako kepada Warga Kampung Kamora yang Dilanda Banjir

Minggu, 02 Agustus 2020 - 04:38:00 WIB
Kodim 1710/Mimika Bagikan Sembako kepada Warga Kampung Kamora yang Dilanda Banjir
Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan menyerahkan bantuan sembako dari Kodim 1710/Mimika untuk warga Kampung Kamora Distrik Mimika Tengah Papua, Sabtu (1/8/2020). (Foto: iNews/Nathan Making)
Advertisement . Scroll to see content

TIMIKA, iNews.id - Kodim 1710/Mimika membagikan bantuan sembako kepada warga Kampung Kamora Distrik Mimika Tengah Papua, Sabtu (1/8/2020). Bantuan yang diserahkan diharapkan meringankan beban warga yang dilanda banjir sekaligus dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan RI.

Bantuan diserahkan oleh Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan bersama para pejabat TNI dan pejabat Pemkab Mimika. Adapun bantuan yang diberikan di antaranya mi, beras, gula, kopi, teh, kacang hijau, telur, dan kecap.

Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan juga meninjau langsung kondisi Kampung Kamora yang dilanda banjir. Musibah itu dipicu curah hujan yang cukup tinggi sehingga air dari kali meluap dan menggenangi permukiman warga. Letkol Inf Pio L Nainggolan bersama Kepala Distrik Mimika Tengah, Samuel Yogi selanjutnya bertemu dengan Kepala Kampung Kamora Tobias Nipayau, dan warga.

Warga menyambut kedatangan Kodim 1710/Mimika di tengah banjir yang melanda Kampung Kamora Distrik Mimika Tengah Papua, Sabtu (1/8/2020). (Foto: iNews/Nathan Making)
Warga menyambut kedatangan Kodim 1710/Mimika di tengah banjir yang melanda Kampung Kamora Distrik Mimika Tengah Papua, Sabtu (1/8/2020). (Foto: iNews/Nathan Making)

Dalam kesempatan itu, Kepala Kampung Kamora, Tobias Nipayau, menyampaikan, curah hujan di bulan Juni-Agustus cukup tinggi. Jika hujan deras, air dari kali meluap dan menggenangi permukiman warga. Mereka pun kesulitan untuk mencari nafkah.

“Sebagian besar warga di kampung ini berprofesi sebagai nelayan lokal dan petani. Bapak Dandim kami minta maaf, inilah kondisi kampung kami saat ini,” kata Tobias Nipayau.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut