Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Survival Mengagumkan Prajurit Elite Rebut Papua, Bertahan Hidup dengan Makan Sepatu

Senin, 07 November 2022 - 18:23:00 WIB
Kisah Survival Mengagumkan Prajurit Elite Rebut Papua, Bertahan Hidup dengan Makan Sepatu
Ilustrasi perjuangan TNI merebut Irian Barat (Papua). (Foto : YouTube)
Advertisement . Scroll to see content

Salah satu beratnya operasi tersebut dikisahkan dalam buku 52 Tahun Infiltrasi PGT di Irian Barat, Bertahan dan Diburu di Belantara Irian yang ditulis Beny Adrian.

Dalam satu bagian diceritakan sepenggah kisah Sarjono, salah satu tentara pasukan yang mampu bertahan hidup saat kehabisan logistik. Dia merebus sepatu bootsnya yang terbuat dari kulit lalu memakannya.

Cara ini menjadi satu-satunya pilihan lantaran sudah sangat kelaparan dan sama sekali tak ada makanan. Sarjono pada akhirnya ditangkap tentara Belanda. Dia sempat ditahan di Biak lalu dibawa ke Wundi hingga akhirnya dipulangkan pada akhir gencatan senjata.

Disadur dari jurnal berjudul Operasi Trikora Sebagai Upaya Mengembalikan Irian Barat Ke Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia karya Theresia Ngilan Bupu dan I Ketut Laba Sumarjiana, operasi militer ini dijalankan selepas Konferensi Meja Bundar (KMB) karena Belanda tak kunjung memenuhi janjinya untuk menyerahkan Irian Barat kepada Indonesia.

Belanda justru meningkatkan kekuatan militer dengan mengirimkan Kapal Induk Karel Doorman ke Irian Barat. Pada 19 Desember 1961, Presiden Soekarno mengumumkan Trikora atau Tri Komando Rakyat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut