Kisah Survival Danpos Kopassus di Hutan Angker Papua, Berbagi Rokok dengan Makhluk Gaib
Saat hari keenam, Selvanus sudah berada di ambang sadar. Semua perlengkapan termasuk sepatunya hanyut dibawa arus sungai yang deras. Dia berusaha untuk tetap survival dan mengaku mulai melihat alam lain. Bahkan, dia mengingat mengobrol dan berkomunikasi sambil terus berjalan mencari anak buahnya yang hilang.
"Hari keenam itu saya sudah melihat alam lain. Saya mulai mengobrol dan berkomunikasi. Mungkin itu hanya halusinasi saja. Namun anehnya, saya masih terus bisa berjalan. Bahkan sampai hari ke-11, saya berhasil menyeberangi sungai dengan lebar 200 meter sebelum tiba di Timika," katanya.
Selvanus diketahuihilang di hutan Papua selama 18 hari. Dia akhirnya ditemukan warga di Timika dengan kondisi selamat.
Warga menemukannya dalam keadaan memprihatinkan. Fisiknya tinggal tulang belulang berbalut kulit. Matanya saat itu terus berputar liar.
"Saya hanya tinggal tulang berbalut kulit saat itu. Mata terus berputar liar dan telapak kaki bengkak akibat tertancap potongan kayu. Dokter yang memeriksa saya saat itu menyatakan saya bebas dari penyakit malaria dan cacing tambang," katanya.