Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Rusak 12 Rumah dan Gereja, 5 Tewas 19 Luka
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Jenderal Kopassus Menangis Kehilangan 11 Pasukan Terbaiknya karena Ledakan Bom

Jumat, 10 September 2021 - 16:43:00 WIB
Kisah Jenderal Kopassus Menangis Kehilangan 11 Pasukan Terbaiknya karena Ledakan Bom
Mantan Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Letnan Jenderal TNI (Purn) Sintong Panjaitan. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Karena begitu beratnya latihan itu, kita sudah kehilangan 11 orang yang gugur dalam latihan antiteror itu, 11 orang. Orang-orang terbaiknya di situ dulu 11 orang. Jadi kita nangis, termasuk ajudan saya namanya Miskar," kata Sintong, dikutip iNews.id.

Mantan Panglima Komando Operasi Militer Kolakops/Koopskam/Teritorial TNI di Timor Timur ini lebih lanjut menceritakan, saat kejadian, pasukannya latihan demolisi di Kopasssus. Mereka menggelar demonstrasi yang akan ditinjau Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), saat itu dijabat Jenderal TNI (Purn) Makmun Murod.

Setelah pasukannya melakukan persiapan penembakan, Sintong kemudian memeriksa sekeliling daerah yang akan ditinjau KSAD. Dia harus memastikan anak buahnya melakukan persiapan matang agar KSAD aman saat melakukan peninjauan dari atas, jangan sampai terkena ledakan.

"KSAD akan meninjau dari atas, supaya mereka aman kalau terjadi apa-apa, jangan kena mereka," ujar Sintong yang saat ini berusia 81 tahun.

Sintong pun kecewa karena ternyata menilai persiapan belum matang. Masih banyak alang-alang belum dipotong. Setelah itu, dia pergi meninggalkan lokasi dengan perasaan marah karena pekerjaan belum diselesaikan. Tiba-tiba, terjadi ledakan di area latihan yang mengenai timnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut