Kasus Mutilasi 4 Warga Papua, 2 Oknum TNI Pangkat Pama dan Pamen Diduga Terlibat
Pembunuhan keji yang diduga dilakukan enam oknum prajurit TNI AD bersama empat warga sipil terhadap empat orang warga asli Papua asal kabupaten Nduga mendapat perhatian serius dari Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa.
Jenderal bintang dua tersebut menegaskan, TNI dalam hal ini Angkatan Darat tidak akan mentoleransi setiap perbuatan prajuritnya yang melakukan tindak pidana.
"Kami akan transparan dalam pengungkapan kasus ini. Sudah ada perintah langsung dari Bapak Panglima TNI dan Bapak Kepala Staf Angkatan Darat kepada kami untuk memproses kasus yang diduga melibatkan para oknum prajurit TNI AD sesuai hukum dan perundang-undangan yang berlaku," kata Pangdam.
Pangdam juga menyampaikan kepirhatinan dan ucapan belasungkawa sedalam-dalamnya atas peristiwa meninggalnya empat warga sipil asal kabupaten Nduga.
“Memang betul telah terjadi dan telah ditemukan dua jenazah korban mutilasi yang terjadi di Timika. Kami, saya dalam hal ini turut prihatin akan kejadian tersebut dan juga turut berbela sungkawa,” katanya.