Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua
Advertisement . Scroll to see content

Jokowi Minta Papua dan 7 Provinsi Lain Diprioritaskan untuk Atasi Pandemi Covid-19

Senin, 13 Juli 2020 - 14:56:00 WIB
Jokowi Minta Papua dan 7 Provinsi Lain Diprioritaskan untuk Atasi Pandemi Covid-19
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Tak hanya itu, Presiden Jokowi meminta pemeriksaan spesimen untuk penelusuran kasus positif Covid-19 dikebut sampai 30.000 per hari. Sebelumnya Jokowi menargetkan pemeriksaan 20.000 spesimen per hari dan target tersebut sudah tercapai.

"Untuk PCR test harus ditingkatkan dengan menambah jumlah lab-lab yang ada di daerah. Ditambah mobile lab PCR yang kita harapkan nantinya target sesuai yang saya sampaikan bisa tercapai 30.000," ucap Jokowi.

Jokowi ingin tracing, testing, dan isolasi mandiri dimasifkan untuk memutus mata rantai penularan virus corona. Sejurus dengan itu, fasilitas di rumah sakit juga harus ditingkatkan.

"Peningkatan fasilitas kesehatan rumah sakit khususnya kapasitas tempat tidur, alat pelindung diri (APD), obat-obatan, ventilator, dan kamar isolasi masih memerlukan tambahan untuk provinsi-provinsi yang tadi saya sebut," kata Jokowi.

Presiden Jokowi juga meminta pengendalian wilayah perbatasan lebih diperhatikan. Sebab, kasus penularan Covid-19 dari luar negeri terus meningkat.

"Pengendalian wilayah perbatasan dan perjalanan lintas wilayah harus jadi perhatian lagi. Karena imported cases dari luar negeri meningkat," katanya.

Selain itu, Jokowi mengingatkan aparat, maupun tokoh masyarakat untuk selalu mengingatkan pentingnya menerapkan protokol kesehatan terkait Covid-19. Dia meminta agar komunikasi dilakukan dengan baik.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut