Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sesepuh Pesantren Buntet Cirebon Dukung Penuh Gelar Pahlawan Nasional Soeharto
Advertisement . Scroll to see content

Jenderal TNI Ini Pernah Jadi Penjudi gegara Gaji Kecil, Berhenti setelah Istri Minta Temui Soekarno

Selasa, 18 Januari 2022 - 20:36:00 WIB
Jenderal TNI Ini Pernah Jadi Penjudi gegara Gaji Kecil, Berhenti setelah Istri Minta Temui Soekarno
Letjen TNI (Purn) Kemal Idris. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Kemal Idris mengakui, wataknya yang selalu suka terbuka dan kadang-kadang blak-blakan. Bahkan, kalau tidak setuju kepada Soeharto, dia akan menyampaikan kepadanya secara empat mata. 

"Dia tidak suka dikritik di depan forum. Tetapi, bukan berarti Pak Harto tidak suka dikritik. Misalnya di suatu rapat staf saya duduk di dekatnya. Dia menoleh kepada saya. Usai rapat dia memanggil saya," katanya.

Kemal Idris saat itu menjadi Panglima Kopur II/Caduad pada 1964–1965. Dia juga dipercaya menjadi Kepala Staf Kostrad (1965–1967), Panglima Kostrad (1967–1969). Karier terakhirnya menjabat panglima Komando Wilayah Pertahanan IV/Sulawesi (Pangkowilhan) dengan pangkat letnan jenderal pada 1969–1972. Kemal Idris meninggal dalam usia 87 tahun, pada 28 Juli 2010.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut