Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sesepuh Pesantren Buntet Cirebon Dukung Penuh Gelar Pahlawan Nasional Soeharto
Advertisement . Scroll to see content

Jenderal TNI Ini Pernah Jadi Penjudi gegara Gaji Kecil, Berhenti setelah Istri Minta Temui Soekarno

Selasa, 18 Januari 2022 - 20:36:00 WIB
Jenderal TNI Ini Pernah Jadi Penjudi gegara Gaji Kecil, Berhenti setelah Istri Minta Temui Soekarno
Letjen TNI (Purn) Kemal Idris. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Saya masih seorang prajurit. Kalau pimpinan Angkatan Darat memerintahkan saya masuk Kostrad, pasti saya laksanakan dengan senang hati. Kalau saya memang dikehendaki di Kostrad, uruslah perintah itu," kata Kemal Idris.

Kemal Idris mengatakan, pada awal Januari 1964, dia diperintahkan bergabung dengan Kostrad. Beberapa hari kemudian dia melapor kepada Soeharto. Selanjutnya diadakan serah terima tugas dari Rukman kepada Kemal Idris dalam upacara resmi. Sementara Rukman dimutasi menjadi panglima di Makassar.

Setelah serah terima tugas, seminggu kemudian Kemal Idris mendapat perintah menghadap Soeharto. "Dulu waktu di Seskoad saya mau pindah ke Makassar. Saya dipersiapkan menjadi wakilnya sewaktu Dwikora, tetapi kemudian dia tolak. Tetapi setelah itu dia senang saya berada di Kostrad," kata Kemal Idris.

Mendapat tugas baru, Kemal Idris berusaha mempelajari sosok Mayjen Soeharto. Dia ingin bisa segera menyesuaikan diri. 

"Sudah menjadi sifat saya, setiap kali pindah tugas selalu mempelajari sosok komandan saya. Saya ingin mengenalnya terlebih dulu. O, maunya begini, maka saya kemudian menyesuaikan diri. Mungkin itulah sebabnya saya menjadi kepercayaan dia," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut