Jenderal TNI Ini Pernah Jadi Penjudi gegara Gaji Kecil, Berhenti setelah Istri Minta Temui Soekarno
JAKARTA, iNews.id - Kesejahteraan TNI mendapat perhatian pada 2021 lalu dan jadi salah satu pekerjaan rumah (PR) bagi Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Ternyata kesejahteraan ini sudah jadi persoalan sejak zaman Presiden Soekarno.
Seorang jenderal TNI berkisah, pernah terjebak dalam dunia judi gara-gara gajinya kecil. Dia adalah Kemal Idris yang dikenal sebagai jenderal loyalis Soeharto dan pemberang.
Ceritanya berawal saat Kemal Idris baru pulang dari Kongo. Dia ditugaskan selama delapan bulan di sana memimpin Pasukan Garuda III. Dia dan pasukannya diperintahkan kembali pada bulan Agustus 1963, lengkap dengan peralatan.
Pulang ke Indonesia, Kemal Idris ternyata tidak langsung ditugaskan. Saat itu harga kebutuhan hidup mahal sedangkan gajinya kecil. Uang itu sangat diharapkan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, tetapi tidak cukup. Dia pun berang.
"Setelah kembali dari Kongo, saya tidak langsung ditugaskan, tetapi tetap istirahat di rumah. Saya tidak bekerja, gaji kecil, sedangkan harga barang sangat mahal," kata Kemal Idris dikutip iNews.id dari autobiografinya Kemal Idris: Bertarung dalam Revolusi, Selasa (18/1/2022).