Intuisi Tajam Prabowo, Selamatkan 2 Perwira Kopassus saat Operasi Tempur di Papua
"Hati hati sama mulut saya. Ya, itu adalah kalimat yang seringkali saya dengar dan sering kali juga terbukti kepada hal-hal yang diucap oleh Pak Prabowo," tulis Rizky di akun media sosial pribadinya.
Saat itu kata Rizky, Ketua Umum Partai Gerindra itu masih berpangkat brigjen dan menjabat Danjen Kopassus.
“Pada saat itu ada dua helikopter yang disiapkan untuk mengangkut prajurit kopassus. Helikopter pertama berisi beberapa personel Kopassus yang dua di antaranya Kapten Teguh Arief dan Lettu Rudy adolf Parengkuan,” ujar Rizky.
Sementara helikopter kedua, ditumpangi Prabowo Subianto beserta pasukan pemukul dari Korps Baret Merah.
“Ketika dua helikopter tersebut sedang bersiap untuk lepas landas. Tiba-tiba Brigjen Prabowo Subianto memanggil dua personel yang ada di Helikopter. Pertama, Kapten Teguh Arief diperintahkan untuk tidak ikut pada heli tersebut dan diminta standby sebagai perwira lapangan. Lalu Lettu Rudy Parengkuan diperintahkan untuk ikut di helikopter kedua bersama Danjen Kopasus dan pasukan pemukul,” katanya.