Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 3 Korban Serangan Brutal OPM di Papua Tengah, 2 Prajurit TNI 1 Karyawan Freeport
Advertisement . Scroll to see content

Teror OPM di Maybrat, Warga Mengungsi ke Hutan karena Takut dan Kerap Dipalak

Sabtu, 21 Maret 2026 - 15:15:00 WIB
Teror OPM di Maybrat, Warga Mengungsi ke Hutan karena Takut dan Kerap Dipalak
Personel TNI mengevakuasi warga yang mengungsi ke hutan akibat teror dan pungutan liar oleh OPM di Maybrat, Papua Barat Daya. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

MAYBRAT, iNews.id - Kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) kerap menebar ketakutan dan memalak warga di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Mereka meminta jatah Rp200.000 per kepala keluarga (KK) yang dilaporkan terjadi berulang.

Aksi yang diduga dilakukan kelompok OPM ini membuat sebagian warga memilih meninggalkan rumah demi menyelamatkan diri dari ancaman.

Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Letkol Inf Wirya, mengungkapkan tekanan yang dialami masyarakat dalam kasus pemalakan OPM sangat besar hingga memaksa mereka mengungsi.

“Masyarakatnya masih sering diganggu pemalakan Rp200.000 per KK oleh OPM, sehingga masyarakat banyak kabur ke hutan, dan ada juga yang masih di hutan untuk mengungsi,” kata Wirya dikutip dari iNews Sorong Raya, Sabtu (21/3/2026).

Pemalakan yang dilakukan secara sistematis tidak hanya membebani ekonomi warga, tetapi juga menciptakan rasa takut berkepanjangan. Warga yang tidak mampu membayar memilih melarikan diri ke kawasan hutan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut