Ini Tampang Tersangka Penyerangan Pos Koramil Kisor, 4 Prajurit TNI Gugur
Saat rapat, MK mengaku dia dan beberapa kawan lainnya diancam dengan menggunakan senjata api oleh seorang tersangka yang saat ini masih dalam berstatus buronan.
"Waktu rapat itu sekitar pukul 00.00 WIT, kami diperintahkan Silas untuk melakukan penyerangan. Di hadapan Silas ada sepucuk senjata api. Silas mengancam kami yang hadir saat itu berjumlah 20 orang harus ikut menyerang pos. Jika tidak kami akan ditembak," ujar MK di hadapan Jaksa, Senin (30/5/2022).
"Kalian semua harus ikut serang. Kalau tidak senjata ini akan kembali ke kalian," katanya lagi menirukan ancaman Slash salah satu rekannya.
Pengakuan lainnya, tersangka MK mengaku diaj turut serta membacok salah satu anggota TNI saat penyerangan.
"Posisi saya saat itu ikut juga menyerang (membacok anggota TNI). Saat itu korban dalam posisi tidur dengan selimut. Kawan saya yang pertama membacok, lalu saya ikut membacok," ujar MK.