Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Muara Enim Edison Jadi Tersangka KPK, Diduga Main Proyek Pengadaan dan Terima Gratifikasi
Advertisement . Scroll to see content

Sekda Nganjuk Diperiksa Kejari terkait Kasus Korupsi Proyek Bendungan Margopatut

Senin, 06 Juli 2026 - 13:03:00 WIB
Sekda Nganjuk Diperiksa Kejari terkait Kasus Korupsi Proyek Bendungan Margopatut
Sekda Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Kejaksaan Negeri Nganjuk terkait penyelidikan dugaan korupsi proyek Bendungan Margopatut, Senin (6/7/2026). (Foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

NGANJUK, iNews.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk, Jawa Timur memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan, Senin (6/7/2026). Dia diperiksa sebagai saksi dalam penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek Bendungan Margopatut

Kepala Seksi Intelijen Kejari Nganjuk, Koko Roby Yahya ketika dikonfirmasi membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Sekda Nganjuk. 

"Iya betul," kata Koko dikutip dari iNews Sidoarjo.

Nur Solekan tiba di Kantor Kejari Nganjuk pukul 09.50 WIB dengan mengendarai mobil pribadi. Setelah turun dari kendaraan, dia langsung memasuki area kantor kejaksaan dan menuju ruang tunggu untuk menjalani pemeriksaan.

Sejumlah jurnalis yang berada di lokasi berupaya meminta keterangan terkait kehadirannya di Kejari Nganjuk. Namun, Nur Solekan tidak memberikan komentar. 

Dia hanya tersenyum dan tetap melanjutkan langkah menuju ruang pemeriksaan.

Kejari Nganjuk hingga kini belum mengungkap materi yang didalami dalam pemeriksaan tersebut. Perkembangan penyelidikan dugaan korupsi proyek Bendungan Margopatut juga masih belum disampaikan kepada publik.

Pemeriksaan terhadap Nur Solekan merupakan bagian dari proses penyelidikan yang tengah dilakukan Kejari Nganjuk untuk mengusut dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek Bendungan Margopatut.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut