Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!
Advertisement . Scroll to see content

Ini Rentetan Teror KKSB di Papua, Tembak Petugas Covid-19, Ojek, Anggota TNI hingga TGPF

Minggu, 11 Oktober 2020 - 05:35:00 WIB
Ini Rentetan Teror KKSB di Papua, Tembak Petugas Covid-19, Ojek, Anggota TNI hingga TGPF
Para anggota KKSB yang menyerang aparat negara dan masyarakat sipil di Papua. (Foto: TNI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua semakin beringas dan membabi buta menyerang aparat negara dan masyarakat sipil dalam beberapa bulan terakhir. Sepanjang tahun ini, kelompok tersebut bahkan sudah puluhan kali beraksi.

Serangan KKSB Papua terhadap aparat negara dan masyarakat sipil dimulai dari penembakan terhadap dua tenaga kesehatan penanganan Covid-19 pada Jumat (22/5/2020) di Distrik Wandai, Kabupaten Intan Jaya. Akibatnya, petugas bernama Almanek Bagau mengalami luka tembak dan Heniko Somau tewas di tempat.

Sepekan kemudian, KKSB kembali menembak petani bernama Yunus Sani hingga tewas, pada Jumat (29/5/2020), di Kampung Magataga, Distrik Wandai, Kabupaten Intan Jaya. Pada Sabtu (15/8/2020), KKSB menembak warga bernama Laode Zainudin di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Korban mengalami luka tembak.

KKSB juga menembak dua warga sipil yang berprofesi tukang ojek, Senin (14/9/2020) di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Korban bernama Laode Anas akhirnya meninggal dunia sedangkan korban Fatur Rahman mengalami luka tembak.

KKSB juga membunuh warga sipil berprofesi tukang ojek bernama Badawi dan menembak anggota TNI bernama Serka Sahlan hingga tewas di tempat, pada Kamis (17/9/2020) di Kampung Hitadipa, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut