Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Anggota Polri di Gowa Laporkan Istri Bertsatus ASN ke Polisi, Diduga terkait Aborsi
Advertisement . Scroll to see content

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan Kaget 70% ASN Ternyata Belum Divaksin

Rabu, 01 Desember 2021 - 20:46:00 WIB
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan Kaget 70% ASN Ternyata Belum Divaksin
Gubernur Dominggus Mandacan bersama Pangdam Kasuari dan Kapolda Papua Barat usai pelaksanaan apel gabungan ASN, TNI dan Polri, Selasa (30/11/2021). (ANTARA/HANS ARNOLD KAPISA)
Advertisement . Scroll to see content

MANOKWARI, iNews.id - Gubernur Papua BaratDominggus Mandacan kaget dan mempertanyakan kondisi 70 persen pegawai pemprov yang belum disuntik vaksin Covid-19 hingga akhir November 2021. Keterkejutan ini disampaikan saat memimpin apel bersama ASN, TNI dan Polri di Lapangan Borasi Manokwari, Selasa (31/11/2021).

"Aparat negara harusnya menjadi contoh panutan bagi masyarakat untuk taat protokol kesehatan dan vaksinasi," ujar Mandacan, Selasa (31/11/2021).

Gubernur mengatakan, tak ada alasan bagi pegawai pemprov untuk tidak divaksin. Sebab upaya membentuk kekebalan kelompok di lingkungan kerja dan masyarakat Papua Barat harus tercapai.

"Bagi ASN di lingkungan Pemprov Papua Barat wajib divaksin. Kekebalan kelompok harus terbentuk di lingkungan kerja," katanya.

Selanjutnya, Gubernur mengarahkan pegawai pemerintah agar mendatangi tempat pelayanan vaksknasi massal yang akan digelar di Lapangan Borasi Manokwari, Kamis (2/12/2021).

"Hari Kamis, seluruh pegawai pemerintah Provinsi Papua Barat yang belum divaksin wajib datang. Ini perintah," ucapnya.

Selanjutnya Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Otto Parorongan melaporkan, cakupan vaksinasi Covid-19 Papua Barat per 29 November 2021 ini sudah mencapai 43 persen dosis pertama dan 23,3 persen dosis kedua. 

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut