Dua Tenaga Medis Ditembak KKB, Begini Kata Satgas Covid-19 Provinsi Papua
Aaron mengaku jika dirinya sangat mengenal korban Eunico yang dikabarkan meninggal dunia atas aksi brutal KKB tersebut. Berawal saat pelayanan medis di Puskesmas Sugapa 2003 silam.
“Euico Somau adalah anak yang baik. Pernah bantu saya waktu tidak ada tenaga kesehatan di Puskesmas Sugapa sekitar tahun 2003. Waktu itu dia masih sekolah SPK. Saya turut berduka dan kehilangan,” katanya.
Sebelumnya, dua tenaga medis yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 diserang saat menjalankan tugas di wilayah Distrik Wandai, Jumat (22/5/2020). Keduanya dianiaya dan ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Kedua tenaga medis masing-masing, Almalek Bagau dan Eunico Somou. Akibat penembakan tersebut, Eunico Somou dikabarkan meninggal dunia sedangkan Almalek Bagau dalam keadaan kritis dan masih dirawat di Pastoran Bila.
Editor: Nur Ichsan Yuniarto