Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Wapres Tawaf di Papua, 5 Hari Penuh Kunjungi 4 Provinsi Sekaligus

Jumat, 02 Desember 2022 - 20:50:00 WIB
Cerita Wapres Tawaf di Papua, 5 Hari Penuh Kunjungi 4 Provinsi Sekaligus
Wapres Ma'ruf Amin beraudiensi dengan para Bupati atau perwakilannya di wilayah adat Saereri didampingi Sekda Papua Ridwan Rumasukun (kiri), Wamendagri John Wempi Wetipo (kedua dari kanan) dan Bupati Biak Herry Ario Naap (kanan).(ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

Turut hadir pula dalam audiensi tersebut Wakil Menteri Dalam Negeri John Wempi Wetipo dan Sekretaris Daerah Provinsi Papua Ridwan Rumasukun.

Dalam audiensi tersebut, para kepala daerah dan pejabat daerah yang hadir menyatakan sepakat untuk mengusulkan satu daerah otonom baru (DOB), yaitu provinsi Papua Utara, sebagai wilayah Adat Saereri.

Ma'ruf Amin mengatakan, usulan pembentukan DOB akan melihat evaluasi pembentukan empat provinsi baru di Tanah Papua, yakni Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Pegunungan dan Papua Barat Daya.

"Nanti berproses. Sekarang kan pemerintah mengutamakan empat DOB ini, yang baru ini supaya ini berjalan dengan baik sehingga kalau itu sudah bagus, sudah berjalan baik, akan dilihat apakah mungkin ada pemekaran baru lagi yang menurut mereka itu wilayah adat. Ada dua wilayah adat yang belum terpetakan," kata Ma'ruf Amin.

Sebelumnya, Wapres menerima audiensi dari Bupati Kaimana Freddy Thie, Bupati Fakfak Untung Tamsil, Bupati Teluk Wondama Hendrik Mambor dan Ketua Dewan Adat Kaimana Johan Werfete.

Dalam pertemuan tersebut, mereka mengusulkan untuk memekarkan wilayah Bomberai Raya atau Papua Barat Tengah menjadi provinsi baru.

"Nah, ini kita lihat saja. Jadi, kita tidak apriori ya dan tidak apriori menolak. Biar saja berproses sesuai dengan tuntutan keadaan, tapi Pemerintah memang menyiapkan yang empat itu," ujar Ma'ruf Amin.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut