Cerita Pilu Keluarga Staf KPU Yahukimo yang Dibunuh OTK: Janji ke Papua Tinggal Rencana
Keluarga masih sulit menerima Henry meninggalkan mereka secepat itu. Dia diterima menjadi ASN di KPU Provinsi Papua pada 2019 lalu. Kepada keluarganya, pada Sabtu (8/8/2020) lalu mengabarkan diperbantukan ke KPU Yahukimo karena akan ada pilkada.
Korban selama ini memang aktif berkomunikasi dengan keluarga. Ketika pekerjaan tidak padat, Hendry masih menyempatkan menghubungi keluarganya lewat telepon. Bahkan, Henry menelepon ibunya minimal dua kali dalam sepekan.
Dari komunikasi selama ini, keluarga pun berencana hendak mengunjungi Henry di Papua. Keluarga ingin melepas rindu pada anak pertama dari dua bersaudara itu. Namun, rencana tersebut tidak mungkin lagi direalisasikan karena Henry sudah tiada.
“Keluarga rencana tahun besok akan ke Papua, namun Henry malah sudah tiada,” katanya.
Sugeng juga tidak habis pikir mengapa putranya harus kehilangan nyawa karena dibunuh dan dengan alasan tidak jelas. Dia bekerja sebagai staf IT, bukan sebagai pejabat KPU yang biasa tampil di depan.