Cerita Korban KKB yang Selamat, Pura-Pura Mati hingga Lompat ke Jurang
TIMIKA, iNews.id - Kondisi fisik kedua korban penembakan kelompok criminal bersenjata (KKB) di Bukit Tabo, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, Martinus Sampe dan Joni Arung kini berangsur pulih.
Kedua korban itu merupakan saksi hidup saat rekan-rekannya dibantai KKB dalam keadaan tangan terikat dibelakang. Martinus dan Koni kini dirawat intensif di Rumah Sakit Karitas Timika Papua.
Martinus sampai terkena tembakan dua kali di kaki kiri dan Joni Arung ditembak bagian pelipis. Keduanya bersama rekan lainnya saat dibawa KKB ke Bukit Tabo dengan tangan terikat di belakang dan hanya mengenakan celana dan tidak memakai baju.
Martinus Sampe menceritakan pada saat itu dia bersama rekan kerja lainnya dari PT ISTAKA KARYA dijemput paksa dan kemudian tangan mereka diikat dibelakang dengan menggunakan tali hutan. Mereka hanya menggunakan celana dan tidak menggunakan baju dan selanjutnya mereka digiring ke Bukit Tabo.

Usai tiba di Bukit Tabo, KKB menyuruh mereka duduk jongkok dan menembak dirinya dan rekan rekanya yang lain. Namun tembakan KKSB tersebut mengenai kakinya sedangkan temannya yang berada di samping terkena di dada sehingga darah keluar dan mengenai telinganya dan wajahnya.