Bukan Papeda, Para Siswa SMA Gabungan Jayapura Buat Es Krim dari Sagu
"Kami fokus ke proses belajar (membuat es krim berbahan sagu), ada nilai gotong-royongnya," kata Sandra.
Dalam prosesnya, para siswa dikelompokkan lalu bersama belajar membuat es krim sagu dengan dilatih serta didampingi guru. Siswa juga diajarkan tentang perhitungan laba dan cara pemasaran kepada pelanggan.
Salah satu siswa kelas X Nona Raisa Papuana Paisei (15) mengaku awalnya merasa terkejut dan ragu ketika guru mengajak untuk membuat es krim sagu. Sebab dia belum pernah tahu atau mendengar informasi es krim bisa dibuat dari sagu.
"Awalnya kaget, memang bisa es krim dibuat dari sagu. Tapi, guru bilang bisa," ujar Nona.
Namun, anggota pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) itu menuturkan guru meyakinkan mereka sagu bisa diolah menjadi es krim. Setelah membuatnya, siswa bisa melihat hasil nyata berupa es krim dari sagu.