Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Asal-usul dan Sejarah Gunung Lewotobi Laki-Laki, Fenomena Alam Menakjubkan di Flores
Advertisement . Scroll to see content

Asal-Usul Lapis Legit, di Masa Kolonial Belanda Mulanya Bernama Spekkoek

Jumat, 16 September 2022 - 21:59:00 WIB
Asal-Usul Lapis Legit, di Masa Kolonial Belanda Mulanya Bernama Spekkoek
Asal-usul lapis legit yang mulanya bernama spekkoek ini dibawa oleh orang-orang Belanda ke Indonesia. (Foto: Instagram @yukmakan.channel).
Advertisement . Scroll to see content

Saat proses pelapisan tidak boleh dibiarkan atau ditinggalkan, harus tetap dipantau dengan teliti supaya tidak ada gelembung di tiap lapisannya ketika memanggang untuk menghasilkan lapisan yang sempurna. 

Memakai Bahan Dasar Premium

Membuat kue bolu biasa hanya membutuhkan bahan-bahan yang tidak terlalu banyak. Berbeda dengan pembuatan lapis legit ini, telur yang digunakan untuk membuat kue ini bisa mencapai setidaknya 30-40 butir telur. 

Jumlah telur yang dipakai itu tidak akan menghasilkan banyak kue lapis legit, namun hanya satu loyang saja dalam penggunaan telur sebanyak itu. 

Tak sedikit pula para pedagang kue lapis legit yang menggunakan telur ayam kampung untuk proses pembuatan kue tersebut karena rasa yang dihasilkan ketika memakai telur ayam kampung akan lebih gurih. 

Pemasaran Lapis Legit 

Dilihat dari banyaknya bahan yang dibutuhkan serta proses pembuatannya yang memakan waktu sangat lama dan membutuhkan keahlian dalam membuatnya, kue lapis legit ini dibanderol dengan harga terbilang cukup mahal. 

Di Indonesia, harga satu loyang lapis legit bisa dibanderol ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Meski terbilang mahal, namun sangat puas dengan rasanya yang legit. Bahkan banyak orang yang berebut mencari kue lapis legit ini untuk sajian di berbagai acara, meskipun mahal.

Nah, itu dia penjelasan mengenai asal usul lapis legit dan alasan mengapa lapis legit ini menjadi kue yang paling banyak dicari oleh masyarakat Indonesia. 

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut