Ajukan PSBB, Pemkab Mimika Berharap Dapat Persetujuan dari Menkes
Johannes mengatakan, Pemkab Mimika terus mengevaluasi sejauh mana efektivitas pembatasan-pembatasan yang sudah diberlakukan di lapangan. Kenyataan yang terjadi di lapangan, orang-orang masih lalu lalang di atas jam 14.00 siang. Toko-toko bangunan dan toko-toko pakaian masih tetap buka seperti biasa.
“Makanya selama beberapa hari terakhir sejumlah ruas jalan di Kota Timika sudah mulai kami tutup untuk membatasi pergerakan masyarakat,” kata Johannes.
Pada periode pertama dari 16 Maret hingga 9 April, Pemerintah Kabupaten masih mengimbau warga tetap tinggal di rumah, menjaga jarak aman, dan menjalankan pola hidup bersih dan sehat untuk menghindari Covid-19.
Mulai 10 April, aparat pemerintah kabupaten menertibkan kendaraan angkutan umum maupun kendaraan pribadi yang berada di jalanan pada pukul 14.00 WIT lebih.
Diketahui, di Kabupaten Mimika, total ada 32 kasus positif Covid-19. Jumlah ini menjadi yang paling banyak di wilayah Provinsi Papua. Selain itu ada 52 pasien dalam pengawasan dan 158 orang dalam pemantauan (ODP) terkait penularan corona serta 153 orang yang berhubungan dengan pasien Covid-19, namun tidak mengalami gejala sakit yang kondisinya dipantau.
Editor: Maria Christina