5 DPO Penyerangan Tambrauw Menyerahkan Diri usai Negosiasi dengan Komnas HAM Papua
“Proses ini tidak mudah. Kami harus membangun kepercayaan dari keluarga dan para terduga pelaku yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Tapi akhirnya mereka bersedia menyerahkan diri secara sukarela,” ujarnya dikutip dari iNews Sorong Raya, Sabtu (4/4/2026).
Dia menjelaskan, proses dialog telah dimulai sejak awal pekan, terutama setelah beberapa terduga sempat melarikan diri ke hutan. Pendekatan persuasif yang dilakukan akhirnya membuka jalan bagi para pelaku lainnya untuk menyerahkan diri.
“Kami harus berkomunikasi intens dengan Kapolda, Kapolres, Kapolsek, pemerintah daerah, hingga tokoh masyarakat. Dukungan penuh Bupati Tambrauw menjadi kunci keberhasilan proses ini,” katanya.
Frits juga menyoroti tantangan berupa tingginya kehadiran aparat di wilayah konflik yang sempat menimbulkan ketakutan di masyarakat.
“Kesulitan terbesar adalah meyakinkan para DPO di tengah situasi banyaknya aparat. Tapi pendekatan kemanusiaan membuat mereka percaya kepada Komnas HAM,” ucapnya.