Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengulik Masa Kejayaan Bojonegoro di Balik Polsek Padangan Gedung Bergaya Kolonial
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 1965, Ditandai Gerakan Berdarah PKI

Minggu, 01 Oktober 2023 - 23:14:00 WIB
Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 1965, Ditandai Gerakan Berdarah PKI
Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 1965, tidak lepas dari insiden berdarah, Gerakan 30 September (G30S) Partai Komunis Indonesia (PKI). (Foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

Pancasila dilahirkan pada 1 Juni 1945 dengan Presiden Soekarno sebagai penggalinya. Soekarno sebagai penggali Pancasila tidak pernah menjadikannya sebagai pusaka sakti. 

Pancasila lahir secara wajar dan sesuai dengan keadaan objektif saat itu. Namun, dalam perkembangannya pada masa pemerintahan Soekarno, Pancasila mulai diterima oleh bangsa Indonesia sebagai dasar berbangsa dan bernegara. 

Sementara di sisi lainnya, pemberontakan kaum reaksioner DI/TII, PRRI/Permesta dan tindakan mereka yang membentuk Dewan Gajah, Dewan Banteng dan sebagainya kemudian mampu dihancurkan dengan dukungan rakyat Indonesia.

Pada masa pemerintahan Soeharto (Orde Baru), film mengenai pembantaian G30S PKI biasanya diputar dan dipertontonkan melalui media televisi nasional. Tujuannya, untuk mengenang kejadian tersebut, bahkan hingga saat ini masih selalu dilaksanakan upacara bendera di Monumen Pancasila Sakti yang berlokasi di lokasi Lubang Buaya. 

Setelah melakukan upacara, kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga di makam para pahlawan revolusi di TMP Kalibata.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut