Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengulik Masa Kejayaan Bojonegoro di Balik Polsek Padangan Gedung Bergaya Kolonial
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 1965, Ditandai Gerakan Berdarah PKI

Minggu, 01 Oktober 2023 - 23:14:00 WIB
Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 1965, Ditandai Gerakan Berdarah PKI
Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 1965, tidak lepas dari insiden berdarah, Gerakan 30 September (G30S) Partai Komunis Indonesia (PKI). (Foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - SejarahHari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 1965. Hari bersejarah tersebut tidak lepas dari insiden berdarah, Gerakan 30 September (G30S) Partai Komunis Indonesia (PKI).

Hari Kesaktian Pancasila ditetapkan langsung oleh Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto. Ketetapan itu melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 153 Tahun 1967 tentang Hari Kesaktian Pancasila. 

Keluarnya Keppres tersebut, seluruh masyarakat Indonesia setiap 1 Oktober memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 1965

Dikutip dari Kemendikbud menyebutkan, pada 1 Oktober 1965 dini hari, telah terjadi penculikan dan pembunuhan terhadap enam jenderal dan seorang perwira menengah TNI. Peristiwa berdarah tersebut dikenal sebagai upaya kudeta yang komunis Indonesia untuk mengubah ideologi Pancasila dengan ideologi komunis. 

Latar Belakang Gerakan 30 September 1965

Adanya Gerakan 30 September atau yang lebih dikenal dengan peristiwa G30S/PKI ini merupakan insiden berdarah yang menyebabkan enam perwira tinggi berpangkat jenderal, seorang kapten dan beberapa orang lainnya terbunuh. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut