Perindo Apresiasi Penghentian Kasus Pria NTB yang Bunuh 2 Begal: Demi Kemanusiaan, Ini Upaya Bela Diri
"Kita berharap kalau ada kasus-kasus seperti ini, polisi jangan terburu-buru menetapkan seorang warga menjadi tersangka. Harus diselidiki lebih dalam dan melihat sisi lainnya," ujarnya.
Peristiwa pembunuhan dua begal itu bermula saat AS pergi ke Lombok Timur dengan sepeda motor untuk mengantarkan nasi beserta lauk kepada ibunya. Lokasi tepatnya di Jalan Raya Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, Minggu (10/4/2022) malam.
Di tengah jalan, sepeda motor yang dikendarai AS dipepet oleh dua begal. Salah seorang pelaku kemudian menghampiri sambil mengayunkan senjata tajam ke arah AS.
Kaget dan terancam, AS melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam dan membunuh begal tersebut. Melihat rekannya tewas bersimbah darah, pelaku lainnya mencoba membantu.
Turun dari motornya, begal itu langsung bertarung sengit memberikan perlawanan. Dua pelaku berinisial P (30) dan OWP (21) warga Desa Beleka itu, akhirnya tewas di tangan AS.