Buka Rakornas KMHDI, Wapres Minta Pemuda Jadi Ujung Tombak Rawat Kebhinekaan
"Sebagai warga dunia, kita merasakan bersama bagaimana arus informasi dan teknologi berkembang sangat pesat. Budaya-budaya baru pun masuk dengan mudah dan dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan kita," ucapnya.
Selain pengaruh budaya, Wapres juga mengingatkan mengenai banyaknya pemikiran, ajaran, dan nilai-nilai asing yang kini semakin sulit dibendung akibat arus informasi dan teknologi berkembang sangat cepat.
"Tentu kemajuan dunia modern boleh dinikmati, hanya saja generasi muda perlu membangun kewaspadaan agar tidak larut dan lupa jati diri. Jangan sampai nasionalisme terkikis oleh hal-hal yang bukan mencerminkan identitas bangsa Indonesia," katanya.
Menutup sambutannya, Wapres meminta para pemuda sebagai pewaris dan perawat kebinekaan agar terus memperkuat dasar, memperkokoh fondasi diri sebagai satu bangsa dan satu negara.
"Pemuda yang tangguh bukan yang mampu menguasai yang lain, melainkan yang mampu merawat persatuan dan kesatuan sehingga bangsa ini dapat hidup dalam kedamaian dan kerukunan," ucapnya.
Editor: Donald Karouw