Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Terkini M 5,0 Guncang Tanimbar Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami
Advertisement . Scroll to see content

Warga Suku Mausu Ane yang Meninggal akibat Kelaparan Kembali Bertambah

Sabtu, 28 Juli 2018 - 19:22:00 WIB
Warga Suku Mausu Ane yang Meninggal akibat Kelaparan Kembali Bertambah
Dinkes Maluku memberikan bantuan PMT kepada warga suku Mausu Ane yang mengalami bencana kelaparan di pedalaman hutan Seram, Maluku. (Foto: iNews/Nurdin Tubaka)
Advertisement . Scroll to see content

Dia mengemukakan, penanganan selanjutnya terhadap warga tergantung hasil identifikasi tim terpadu di lapangan, termasuk masukan dari Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Suko Pranoto didampingi Danrem 151/Binaiya Kolonel Inf Christian K Tehuteru yang meninjau pada 26 Juli 2018.

“Pastinya Pemprov Maluku maupun Pemkab Maluku Tengah menginginkan mereka direlokasi. Ini sudah diprogramkan, setelah kebakaran hutan Seram secara besar-besaran pada 2015 dan 2017,” ujarnya.

Lokasi warga suku terasing berada di Dusun Maneo. Jarak tempuhnya 3 jam dengan kendaraan dari Wahai atau 8 jam dari Masohi, ibu kota Maluku Tengah. Perjalanan harus dilanjutkan dengan berjalan kaki 8 jam ke desa terdekat.

Lokasi titik kumpul terdekat ke masyarakat terasing di Kali Toahaku, dengan rute perjalanan dari Polsek Seram Utara, rumah singgah jalan Dusun Soahari. Kali Touhaku dapat ditempuh dengan kendaraan dari Wahai selama 3 jam atau 8 jam dari Masohi.

Sampai saat ini, sebanyak 170 warga suku Mausu juga masih membutuhkan bantuan makanan dan kesehatan. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Maluku, Rosdiana Perau mengungkapkan, Dinkes masih memberikan bantuan dan melakukan pengobatan kepada warga setempat. Kondisi warga sudah membaik. Dinkes Maluku terus memberikan bantuan kesehatan sebagai upaya pemenuhan gizi akibat bencana kelaparan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut