Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Terkini M 5,0 Guncang Tanimbar Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami
Advertisement . Scroll to see content

Tolak Penerapan PKM, Pedagang Pasar Mardika Ambon Demo di Balai Kota

Jumat, 12 Juni 2020 - 17:11:00 WIB
Tolak Penerapan PKM, Pedagang Pasar Mardika Ambon Demo di Balai Kota
Sekelompok pedagang di Pasar Mardika Ambon demo di balai kota tolak PKM. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Pedagang ikan, Latifa Marasabessy juga meminta Gugus Tugas Percepatan Penangaan Covid -19 Kota Ambon agar menyampaikan data pedagang Pasar Mardika yang tertular virus corona. Dia juga meminta pemkot untuk tidak tebang pilih jam operasional pedagang di pasar maupun pelaku usaha lain.

"Pemerintah jangan lindungi industri besar seperti Indomaret dan Alfamidi yang beroperasi hingga pukul 21.00 WIT, bahkan ada yang 24 jam. Kami pedagang dibatasi waktu berjualan, tentunya kebijakan ini menindas masyarakat kecil," katanya.

Sebagai masyarakat biasa katanya, para pedagang membutuhkan biaya untuk menafkahi keluarga, terutama biaya pendidikan anak saat situasi pandemi Covid-19.

Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Anthony Gustaf Latuheru saat menerima perwakilan pedagang menyampaikan, seluruh aspirasi pedagang akan dikaji. Meski demikian, tidak serta merta akan diikuti karena semua kebijakan yang dibuat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Menurutnya, perwali bukan melarang tetapi membatasi aktivitas masyarakat. Prinsipnya, Pemkot Ambon tidak mematikan usaha pedagang, tetapi berupaya memutuskan mata rantai Covid-19.

"Kita akan melakukan evaluasi pelaksanaan PKM, selanjutnya akan dilaksanakan PSBB. Kemungkinan aturan tetap dilanjutkan tetapi bisa juga meningkat dari kondisi saat ini," kata sekkot.

Dari informasi yang dihimpun, pedagang Pasar Mardika yang terkonfrmasi positif Covid-19 saat ini sebanyak 16 orang. Satu di antaranya meninggal dunia dan 70 lainnya menolak dilakukan tes cepat.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut