Tes Usap Ratusan Penumpang Kapal, 3 Tim Medis Diberangkatkan ke Saumlakki
Penumpang tersebut sebelumnya menjalani tes cepat dan hasilnya nonreaktif namun melakukan tes usap pada 19 Agustus 2020. Sebelum hasilnya keluar, AS telah berangkat dengan KM Sabuk Nusantara 34 pada 24 Agustus menuju Saumlakki.
"Jadi hasil tes usapnya baru keluar pada 25 Agustus 2020 dan dinyatakan positif. Seharusnya orang yang menjalani tes usap diwajibkan isolasi mandiri dan tidak boleh melakukan perjalanan, sampai hasil pemeriksaan sampelnya keluar," ujarnya.
Akibat kelalaian tersebut, pemerintah dan tim Gugus Tugas Covid-19 KKT dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) sepakat kapal tersebut hanya diperbolehkan lego jangkar dan dilarang bersandar di dermaga pelabuhan.
Kasrul memastikan proses pengambilan sampel dapat selesai pada Kamis (4/9/2020) karena tim medis dibantu petugas dari RSUD dr PP Magretti Saumlaki. Tim akan kembali ke Ambon pada Jumat (4/9/2020) untuk proses pemeriksaan sampel.
Dia juga menyatakan telah meminta petugas Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kelas II Ambon maupun Balai POM Ambon untuk memrioritaskan pemeriksaan sampel penumpang kapal tersebut agar cepat selesai. Tujuannya agar segera dapat diambil langkah-langkah penanganan lanjutan.