Tarif Angkot di Ambon Naik, DPRD Minta Tak Lebih dari 25 Persen
AMBON, iNews.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon memberikan dukungan kepada Dinas Perhubungan untuk menyesuaikan tarif angkot dengan beberapa pertimbangan. Hal ini menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Kendati demikian, DPRD menyarankan Dishub Ambon agar tarif angkot hanya naik 25 persen dengan penyesuaian jarak trayek.
“Tadi di rapat, kami berikan masukan untuk persentase kenaikan tarif angkot 20 sampai 25 persen dengan penyesuaian membayar tarif sesuai jangkauan trayek itu,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPRD Ambon Morits Tamaela, Selasa (6/9/2022).
Menurutnya, persoalan ini bukan saja soal sopir, tetapi juga untuk masyarakat banyak.
"Pertimbangan itu soal jarak yang sudah saya bilang tadi, kan ada beberapa jalur trayek yang disesuaikan menjadi satu kesatuan. Misalnya dari pasar naik angkot Passo lalu turun di Halong, maka bayar besaran tarif Halong saja, bukan Passo. Nah ini yang jadi masukan kami," katanya.