Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 134 Napi High Risk Dipindahkan ke Nusakambangan, Pengamanan Diperketat
Advertisement . Scroll to see content

Narapidana Muslim di Virginia Kesulitan Jalani Puasa Ramadan di Penjara

Jumat, 01 Mei 2020 - 14:36:00 WIB
Narapidana Muslim di Virginia Kesulitan Jalani Puasa Ramadan di Penjara
Narapidana muslim di penjara Virginia, AS, tak boleh berpuasa (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.idNarapidana muslim di penjara Negara Bagian Virginia dilarang buka puasa dan sahur selama Ramadan. Berita ini mengundang reaksi berbagai kalangan salah satunya, kelompok hak asasi manusia (HAM) di Amerika Serikat (AS).

Beberapa kelompok HAM lantas mengirim surat kepada gubernur Virginia, jaksa agung, otoritas lembaga pemasyarakatan. Mereka menekankan bahwa setiap napi muslim memiliki hak konstitusi untuk berpuasa tanpa dibatasi.

Mereka juga mendesak pemerintah negara bagian untuk menyelidiki laporan tersebut dan mau menawarkan kerja sama kepada pihak lain untuk menggelar pelatihan bagi para sipir. Di Lembaga Pemasyarakatan Wallens Ridge Virginia, beberapa narapidana muslim diberitahu bahwa tidak semua dari mereka bisa medapatkan makanan untuk berbuka dan sahur.

Staf penjara mengatakan ada terlalu banyak muslim yang masuk dalam daftar Ramadan tahun ini. Penjara menolak beberapa permintaan seluruhnya mendapatkan makanan. Napi yang tidak masuk daftar, tidak akan mendapatkan menerima makanan untuk buka dan sahur.

Disebutkan, penambahan jumlah napi muslim karena banyak dari mereka yang memeluk Islam atau mualaf.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut