Kisah Perjuangan Kapitan Pattimura, Sosok Cerdik dari Maluku Disegani Penjajah
Pattimura meninggal dunia pada 16 Desember 1817 di usia 34 tahun karena tertangkap Belanda dan dijatuhi hukuman mati di tiang gantungan. Pattimura dikenal cerdik dan mampu menghimpun kekuatan besar dari rakyat Maluku hingga mempersulit pergerakan Belanda untuk menyerang Maluku.
Bahkan, namanya disegani oleh para pemimpin VOC saat itu yang harus memutar otak untuk menghadapi perlawan rakyat Maluku. Tidak heran jika Pattimura berpangkat militer Inggris di Tanah Ambon.
Dikutip dari Kemendikbud, sejak abad ke-17 dan ke-18 berlangsung serentetan perlawanan bersenjata melawan VOC karena terjadi praktik penindasan kolonialisme Belanda dalam bentuk monopoli perdagangan, pelayaran hongi, kerja paksa dan sebagainya.
Penindasan tersebut dirasakan oleh semua sisi kehidupan rakyat maluku, baik segi sosial ekonomi, politis dan segi sosial psikologis. Selama 200 tahun rakyat Maluku mengalami perpecahan dan kemiskinan.
Rakyat Maluku memproduksi cengkeh dan pala untuk pasar dunia. Namun, mayoritas masyarakat tidak mendapatkan keuntungan dari sisi ekonomi yang dirasakan oleh mereka.