Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapal Perang Terbaru TNI AL Unjuk Kekuatan, Dentuman Meriam Getarkan Laut Surabaya
Advertisement . Scroll to see content

Kapal Perang TNI AL KRI REM-331 Hadapi Serangan Udara di Laut Banda

Sabtu, 27 September 2025 - 15:23:00 WIB
Kapal Perang TNI AL KRI REM-331 Hadapi Serangan Udara di Laut Banda
Kapal perang TNI, KRI Raden Eddy Martadinata-331 (KRI REM-331) yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) Andi Kristianto, bertempur di perairan Laut Banda, Maluku. (Foto: Dok. TNI AL).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kapal perang TNI, KRI Raden Eddy Martadinata-331 (KRI REM-331) yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) Andi Kristianto, menggelar latihan tempur di perairan Laut Banda, Maluku. Latihan ini mensimulasikan skenario peperangan dengan ancaman dari berbagai arah, udara, permukaan laut dan bawah laut.

Dikutip dari keterangan TNI AL, dalam latihan yang digelar Kamis (25/9/2025) itu, KRI REM-331 menghadapi serangan berlapis berupa rudal antikapal dan torpedo musuh. Untuk menghadapinya, seluruh sistem pertahanan kapal diaktifkan, yakni meriam 76 mm Leonardo Super Rapid Gun dan Millenium Gun 35 mm.

Selain itu, meriam 20 mm Vector untuk pertahanan jarak menengah dan dekat serta sistem pengelabuan seperti decoy Bullfighter IR & RF serta Zoka SED akustik untuk menghindari rudal dan torpedo

Latihan ini menunjukkan kesiapan tempur yang kuat dari KRI REM-331 dan meningkatkan rasa percaya diri para prajurit TNI Angkatan Laut (AL) dalam menghadapi berbagai ancaman di laut. 

Kegiatan ini juga dinilai menjadi bukti nyata komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan maritim Indonesia.

Latihan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit TNI AL, sesuai arahan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut