Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DPR Desak Kemensos Kaji Ulang Anggaran Kebencanaan 2026 yang Menyusut Drastis
Advertisement . Scroll to see content

DPRD Maluku Menilai Pemda Belum Transparan Mengelola Anggaran untuk Pandemi Covid-19

Selasa, 09 Juni 2020 - 10:54:00 WIB
DPRD Maluku Menilai Pemda Belum Transparan Mengelola Anggaran untuk Pandemi Covid-19
Ilustrasi anggaran. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Sebagai masukan, perlu ada evaluasi pemda bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 provinsi," katanya.

Elviana Pattiasina juga mempertanyakan penggunaan anggaran penanganan pandemi Covid-19. Menurutnya, Alat Pelindung Diri (APD) tidak didistribusikan ke sejumlah rumah sakit swasta yang ada di Kota Ambon.

"Ini hanya soal transparansi terkait masalah anggaran dan timbul pertanyaan, anggaran itu hanya untuk gugus tugas saja atau bagaimana sebenarnya," kata Eslvyana.

Menurutnya, persoalan saat ini menyangkut pencegahan dan penanggulangan masalah pandemi. Seharusnya rumah sakit swasta juga ada dalam bagian dari tim gugus tugas.

Dikatakan, setiap rumah sakit swasta mestinya juga dibantu dari sisi penganggaran maupun APD lewat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 provinsi.

Tim Pengawas Covid-19 DPRD Maluku menilai perlu mengundang gustu provinsi untuk membicarakan masalah anggaran. Tujuannya agar sejumlah rumah sakit swasta juga bisa masuk dalam 50 persen anggaran penanganan Covid-19 yang dipotong oleh pemerintah daerah.

"Tenaga medis di setiap rumah sakit swasta ini juga bertatap muka secara langsung dengan masyarakat," ujarnya.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut