Bulan Ramadan, Pedagang Anyaman Ketupat di Kota Ambon Ketiban Rezeki
Dia mengaku untuk tahun ini, bahan baku anyaman ketupat hanya bisa didapatkan di Desa Waiheru. Bahan baku pucuk daun kelapa ini tidak dapat lagi didatangkan dari Pulau Seram akibat jalur transportasi masih ditutup.
Akibatnya, membuat harga bahan baku anyaman ketupat ini sedikit bergerak naik. Jika pada situasi biasa, harga bahan baku anyaman ketupat Rp15.000 hingga Rp20.000/tumbak kelapa, kini mencapai Rp30.000.
“Satu tumbak kelapa bisa menghasilkan 60 hingga 65 buah ketupat," ujarnya.
Saking banyaknya permintaan, Rosmina mengaku mempekerjakan orang untuk menganyam. Perhitungannya 1.000 buah ketupat dibayar sebesar Rp250.000.
Sedangkan, penjual ketupat, Jubaida mengaku lebih suka membeli anyaman ketupat dari perajin, Hal ini karena terdapat selisih harga.
“Kalau perajin jual Rp6.000 per ikat. Selanjutnya biasa dijual kembali dengan harga Rp8.000 per ikat, jadi ada keuntungan Rp2.000,” katanya.
Editor: Umaya Khusniah