Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Protes Sistem PPDB, Emak-Emak Demo Sambil Masak di Depan DPRD Jabar
Advertisement . Scroll to see content

Kecewa Anak Tak Lolos Zonasi, Warga Blokade Akses SMAN 1 Labuhan Ratu Lampung

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:24:00 WIB
Kecewa Anak Tak Lolos Zonasi, Warga Blokade Akses SMAN 1 Labuhan Ratu Lampung
Warga Desa Pulau Sari, Kabupaten Lampung Timur, memblokade jalan menuju SMAN 1 Labuhan Ratun gegara tiga anak desa tidak diterima di sekolah tersebut. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

LAMPUNG TIMUR, iNews.id – Puluhan orang tua murid bersama warga Desa Pulau Sari, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, Lampung, memblokade jalan akses menuju SMAN 1 Labuhan Ratu. Aksi itu dipicu kekecewaan warga setelah tiga anak dari desa tersebut tidak lolos dalam proses penerimaan murid baru di sekolah tersebut. 

Masyarakat menilai pihak panitia PPDB tidak adil. Sebab, secara geografis, jarak rumah ketiga calon siswa tersebut sudah sangat dekat dan memenuhi kriteria aturan penerimaan jalur zonasi. 

Kekesalan masyarakat Desa Pulau Sari kian memuncak karena faktor sejarah pembangunan sekolah tersebut. Warga mengingatkan bahwa gedung SMAN 1 Labuhan Ratu (sebelumnya tercatat sebagai bagian wilayah administrasi sekolah sekitar) berdiri kokoh di atas lahan desa yang dulunya merupakan tanah hibah dari masyarakat setempat. 

Merasa hak anak-anak mereka dikebiri di atas tanah mereka sendiri, warga sepakat mengambil tindakan ekstrem. Aksi boikot fasilitas ini telah berlangsung sejak Kamis (16/7/2026) kemarin.

Warga menutup akses jalan utama menuju sekolah menggunakan pembatas darurat sehingga kendaraan tidak bisa melintas.

Mereka juga menyumbat sistem pembuangan air atau drainase di sekitar lingkungan sekolah hingga akses menuju sarana ibadah di area sekolah juga ikut ditutup sementara oleh massa.

Teguh, salah seorang perwakilan warga Desa Pulau Sari menegaskan, aksi ini merupakan puncak dari rasa frustrasi masyarakat terhadap sistem zonasi PPDB yang dinilai tidak transparan. Warga menuntut hak prioritas bagi anak-anak lokal yang bertempat tinggal di sekitar sekolah.

"Aksi blokade jalan ini sengaja kami lakukan sebagai bentuk protes. Kami warga desa sangat berharap kepada pihak panitia PPDB dan kepala sekolah untuk segera duduk bersama dan memberikan klarifikasi yang jelas, mengapa tiga anak dari desa kami ini bisa tidak lolos," ujar Teguh, Jumat (17/7/2026).

Hingga kini, arus lalu lintas menuju sekolah masih tersendat akibat blokade. Warga mengancam akan terus menutup akses jalan dan fasilitas pendukung sekolah sampai pihak manajemen SMAN 1 Labuhan Ratu maupun Dinas Pendidikan Provinsi Lampung memberikan solusi konkret serta memulihkan hak pendidikan ketiga anak desa tersebut.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut