Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wartawan Sulsel Gelar Aksi Solidaritas Palestina, Kutuk Kekerasan terhadap Jurnalis
Advertisement . Scroll to see content

Jurnalis Bandar Lampung Gelar Aksi Tolak Remisi Pembunuh Wartawan Bali

Sabtu, 26 Januari 2019 - 15:16:00 WIB
Jurnalis Bandar Lampung Gelar Aksi Tolak Remisi Pembunuh Wartawan Bali
Suasana saat para jurnalis di Bandar Lampung menggelar aksi protes atas KeppresNomor 29 Tahun 2018. (Foto: iNews/Andres Afandi)
Advertisement . Scroll to see content

LAMPUNG, iNews.id – Puluhan jurnalis di Bandar Lampung menggelar aksi protes di Tugu Adipura, Sabtu (26/1/2019). Mereka menolak kebijakan Presiden Joko Widodo atas pemberian remisi terhadap I Nyoman Susrama, terpidana kasus pembunuhan jurnalis Radar Bali Anak Agung Bagus Narendra Prabangsa pada 11 Februari 2009 silam.

Pantauan iNews, para jurnalis yang melakukan aksi tersebut tergabung dari berbagai organisasi, seperti Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung, LBH Pers Lampung, LBH Bandar Lampung, dan Aliansi Pers Mahasiswa Lampung.

Menurutnya, pengurangan hukuman kepada otak pembunuhan wartawan itu secara tidak langsung menjadi ancaman bagi profesi jurnalis. Selain itu, masih banyak kasus pembunuhan jurnalis lain yang sampai kini tidak berhasil diadili atau pun tidak tersentuh hukum.

“Kami jurnalis Bandarlampung menuntut Presiden Jokowi mencabut Keppres Nomor 29 Tahun 2018 yang memberi keringanan hukuman kepada otak pembunuhan rekan seprofesi kami di Bali,” ujar Rudiansyah, salah satu jurnalis Bandarlampung, Sabtu (26/1/2019).

Data AJI, ada delapan kasus pembunuhan jurnalis yang belum sama sekali disentuh hukum. Namun berbeda dengan kasus terbunuhnya Jurnalis Radar Bali Prabangsa yang pelakunya diproses hukum hingga tuntas. Pengadilan menetapkan Susrama sebagai tersangka utama pembunuhan dan memvonis penjara seumur hidup.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut