Tata Cara Pengurusan Jenazah dalam Islam Mulai Memandikan hingga Menguburkan
Ya Allah, sucikanlah simayat ini dari dosa sebagaimana sucinya kain kafan ini, dan berilah ia pakaian dengan pakaian taqwa, dan indahkan ia dengan pakaian yang aku pakaikan kepadanya.

Perawatan jenazah berikutnya yakni menyolatkannya. Berikut tata cara sholat jenazah sesuai sunnah:
1. Membaca Niat
2. Berdiri bagi yang mampu
3. Takbir dengan mengucapkan kalimat
اللَّهُ أكْبَرُ Allau Akbar. (Allah Mahabesar)
4. Membaca surat Al Fatihah setelah takbir pertama.
5. Membaca shalawat Nabi setelah takbir kedua.
Bacaan sholawat Nabi SAW sekurang-kurangnya sebagai berikut:
اللّـٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ
Latin: Allahumma shalli 'alaa sayyidina Muhammad
6. Mendoakan mayit setelah takbir ketiga.
اللّـٰهُمَّ اغْفِرْ لَهُ، وَارْحَمْهُ، وَعَافِهِ، وَاعْفُ عَنْهُ
Latin: Allahummaghfir lahuu war hamhu wa 'aafihi wa'fu 'anhu
7. Pada takbir keempat sunnah membaca doa ampunan untuk mayit
Doa untuk mayit Laki-Laki
اللّـٰهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ.
Latin: Allahumma laa tahrimna ajrahu wa laa taftinna ba'dahuu waghfir lanaa wa lahuu.
Artinya: “Ya Allah, jangan haramkan kami dari pahalanya dan jangan beri fitnah (cobaan) bagi kami sepeninggalnya. Ampunilah kami dan ampunilah dia.
Bila mayit perempuan:
اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهَا وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهَا وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهَا
Allaahumma laa tahrimnaa ajrahaa wa la taftinna ba’dahaa waghfir lanaa wa lahaa